Posted by : Pengguna android
Jumat, 23 Agustus 2013
Seminar oskm
Dari seminar OSKM 2013 yang diadakan hari ini sekitar jam 10
tadi pagi. Kita bisa mendapatkan sangat banyak bekal yang telah diberikan oleh
para narasumber yang telah dihadirkan oleh pihak panitia. Masing-masing
narasumber telah memberikan pendapat dan pesan yang berbeda-beda dan tentunya
telah memberikan suatu dorongan motivasi bagi kami sebagai mahasiswa ITB
angkatan 2013.
Seminar Presentasi yang pertama di berikan oleh bapak
Menteri Perdagangan Republik Indonesia, yakni Bapak Gita Wirjawan. Dalam
presentasi yang diberikan oleh Bapak Gita, sangat banyak hal yang dapat kami
serap sebagai mahasiswa baru. Banyak informasi-informasi yang sebelumnya belum
kami ketahui sebelumnya, dan informasi-informasi tersebut telah menyulut api
nasionalisme dalam hati kami terutama saya. Beliau menyampaikan bahwa Indonesia
saat ini berada dalam fase yang berkembang cukup pesat. Dimana perekonomian
Indonesia mencapai perkembangan antara 6%-7% tiap tahunnya. Dan Indonesia
merupakan negara yang perekonomiannya paling maju diantara negara ASEAN yang
lain dan betapa melimpahnya potensi Indonesia untuk menjadi negara maju
diantara banyaknya negara-negara di dunia international yang sedang berkembang
pesat ini. Namun untuk memajukan negri ini, kita sebagai mahasiswa ITB di
hadapkan oleh sebuah tantangan. Tantangan apakah kita mampu merubah nasib
negara ini. Itulah yang di perlukan oleh bangsa Indonesia saat ini, yaitu para
pemimpin yang mampu menjawab tantangan-tantangan tersebut. Indonesia masuk di
dalam jajaran negara G20 yang merupakan jajaran 20 negara di dunia yang keadaan
peronomiannya sedang berkembang cukup pesat. Sekarang yang menjadi pertanyaan
adalah apakah kita, mahasiswa ITB 2013 mampu membawa Indonesia ke ujung
terowongan ini menuju ke cahaya gemerlap kemajuan bangsa Indonesia. Dan salah
satu cara untuk memajukan Indonesia adalah kita sebagai generasi muda Indonesia
harus berani meng-Garuda-kan Indonesia. Sebagaimana layaknya lagu PSY yang
telah meng-Gangnam-kan kebudayaan Korea Selatan.
Pembicara yang kedua dalam Seminar OSKM adalah Indra Hidayat
yang juga merupakan alumnus ITB jurusan Teknik Mesin. Indra Hidayat pada kali
ini berbicara mewakili Wanadri. Wanadri merupakan Perhimpunan Penempuh Rimba
dan Pendaki Gunung, merupakan organisasi yang bergerak di kegiatan alam bebas.
Apa yang di lakukan oleh perhimpunan ini? Perhimpunan ini mempunyai tujuan
untuk menyadarkan masyarakat Indonesia akan kekayaan alam yang melimpah yang di
miliki oleh Nusantara ini.
Pembicara ketiga adalah Ibu Tri Mumpuni. Beliau merupakan
tokoh yang sangat mengagumkan. Bisa di bilang beliau adalah environmental hero.
Beliau adalah Iseorang pemberdaya listrik yg dianugrahi Ashden Awards 2012.
Yang beliau lakukan adalah mengunjungi daerah-daerah pelosok Indonesia yang
belum terjamah oleh listrik dan beliau berjasa atas pengadaan listrik di 60
desa tertinggal di wilayah Indonesia ini. Beliau menyampaikan bahwa sistem
ekonomi saat ini itu tidak manusiawi. Ekonomi masa kini dijadikan alat untuk
mencari keuntungan tanpa peduli kemanusiaan dan lingkungan. Segala hal
perekonomian hanya terpusat di wilayah yang padat penduduk saja. Bila ada
keinginan, kita bisa mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia dengan menjadi pemimpin
yang berintegritas. Pemimpin yang berintegritas sangat di perlukan oleh bangsa
ini. Dan mahasiswa ITB tentunya mampu menjadi bibit-bibit pemimpin yang
berintegritas.
Pembicara seminar yang ketiga menurut saya adalah yang
paling membuat saya tergerak. Beliau adalah Kak Saska. Beliau adalah alumni ITB
angkatan 2003, dan selain dulunya pernah menjadi Kepala Himpunan HME, beliau
juga merupakan anggota kabinet mahasiswa. Dari riwayat kehidupannya di ITB saja
sudah terlihat bahwa beliau memang calon orang yang berintegritas. Yang beliau
sampaikan di seminar tadi adalah bagaimana dengan masuk ITB banyak sekali
pengalaman-pengalaman beserta juga pandangan-pandangan hebat yang akan kami
dapatkan di kampus ini. Yang saya kagumi dari beliau adalah dimana beliau
memiliki pola pikir yang sangat mengagumkan menurur saya. Beliau beserta istri
dan teman-temannya mendirikan Riset Indie. Dimana perannya adalah meneliti
social development yang ada di masyarakat ini. Beliau meneliti apa yang ingin
beliau teliti dan kebanyakan yang di teliti adalah paradigma-paradigma social
yang memang sedang marak terjadi. Seperti contohnya adalah keberadaan Social
Media dll. Dan beliau mampu mencetuskan berbagai ide-ide cemerlang dalam
proyeknya dimana salah satunya adalah acara Alinea dan Angkot Day yang menurut
saya sangat menginspirasi. Dan apa yang bisa saya tangkap dari penjelasan
beliau selama seminar adalah memanfaatkan masa-masa sebagai mahasiswa di ITB
sebagai batu loncatan untuk bekal masa depan nanti. Karena apa yang bisa kita
dapatkan di ITB belum tentu bisa di dapatkan di tempat lain. Dan sebagai
mahasiswa ITB, berusaha lah untuk berpikir Out of The Box. Be creative and
don't let anyone told you something that you're not.
K3 ( KRITIS , KREATIF , DAN KONSTRUKTIF )
Kritis adalah peka terhadap suatu permasalahan / tindak yang
tidak biasa dalam menanggapi suatu permasalahan sosial dan hubungan masyarakat
terhadap protocol yang rumbang
Kreatif adalah sifat atau pemikiran seseorang untuk
menciptakan suatu yang baru dan memiliki imajinasi yang tinggi untuk
menciptakan kreatifitas tersebut
Konstruktif adalah perlakuan seseorang dengan sifat
membangun dan menjadi sebuah solusi yang sangat imajinatif
Politik adalah sebuah strategi kerah putih , apabila
strategi bisa dibilang sebuah seni maka politik adalah suatu tata cara untuk
menciptakan sesuatu dan apabila politik menyimpang dan menghalalkan segala cara
maka kata seni didalamnya pun hilang
Ekonomi adalah suatu sistem dimana kemakmuran dan kemiskinan
seseorang dinilai dari bentuk keuangan dan kesejahteraan pelaku ekonomi
Sosial adalah dimana ada 2 orang atau lebih berinteraksi dan
sebuah pandangan masyarakat terhadap sekitar
Teknologi adalah suatu ciptaan yang dikembangkan atau yang
diperbaharui oleh manusia dan lama kelamaan dapat menghasilkan ciptaan yang
baru
Enviroment adalah kondisi lingkungan , maupun lingkungan
internal dan eksternal yang dapat memengaruhi sifat seseorang
Legal adalah suatu hak yang didasari oleh hukum yang terkait
didalam legalitas – legalitas tersebut yang telah dikonfirmasi oleh pihak
berwenanang
k3 harus dimiliki,karena dengan adanya itu, kita dapat menghadapi berbagai permasalahan hidup dengan terstruktur dan cermat. serta metode pestel itu sangat membantu dalam memecahkan masalah
