Posted by : Pengguna android
Jumat, 23 Agustus 2013
Ketika kita
membicarakan kolaborasi kita akan membicarakan tentang team building. Apa itu
team building? Team building adalah ide dasar dimana setiap individu pada
sebuah kelompok mampu bekerjasama untuk meraih tujuan bersama. Ketika kita memulai pergerakan maka kita akan
memulai suatu kolaborasi. Setiap kolaborasi tentunya memiliki konflik untuk itu
diperlukan lah managemen konflik. Managemen konflik ialah upaya untuk
mengatur pergesekan yang terjadi antar anggota kelompok agar pergesekan
tersebut tidak berdampak merugikan bagi anggota yang lain atau kelompok secara
keseluruhan dan dapat diselesaikan. Dengan
adanya managemen konflik diharapkan dapat mencegah konflik dalam kelompok
ataupun mengurangi dampak buruk jika terjadi konflik. Kolaborasi diperlukan ketika kita ingin
mencapai suatu tujuan yang sama. Setiap hal mempunya tujuan bukan? Begitu pula
dengan kolaborasi. Kolaborasi mempunya 3 tujuan, yaitu:
1. Memecahkan
masalah
2. Menciptakan
sesuatu
3. Menemukan
sesuatu didalam sejumlah hambatan
Namun kolaborasi juga memiliki hambatan yaitu :
- keahlian;
- waktu;
- biaya;
- kompetisi;
- kearifan konvensional(
Schrage, 1995 : 29).
Nah sekarang saya mau share mengenai cara mengelola
konflik keorganisasian. Pondy mengungkapkan ada 3 konsep utuk mengelola konflik
keorganisasian yaitu :
1.
Bargaining
approach
Pada
pendekatan kali ini lebih diutamakan dalam pembagian sumber daya yang seimbang
antara anggota kelompok.
2. Bureaucratic
approach
Pendekatan
ini mengedepankan aspek birokratis dimana konflik biasanya terjadi dalam
hubungan vertical. Oleh karena itu perlu dibuat aturan yang jelas yang mengatur
masalah ini.
3. System
approach
Pendekatan
ini apabila telah dipakai apabila pendekatan birokratis gagal nyelesaikan
permasalahan. Ada 2 strategi yaitu:
·
Mengurangi perbedaan terhadap tujuan
dengan mengubah insentif, atau melakukan seleksi yg sesuai.
·
mengurangi saling
ketergantungan fungsional dengan
mengurangi
ketergantungan pada penggunaan sumberdaya
bersama-sama, dengan mengurangi tekanan untuk
consensus.
Demikian lah ringkasan sy mengenai kolaborasi.
See you on next post
