Posted by : Pengguna android
Minggu, 25 Agustus 2013
KOLABORASI
Team Building
Team Building adalah ide dimana setiap anggota pada sebuah kelompok
mampu bekerjasama untuk meraih tujuan bersama.
Manajemen Konflik
Konflik adalah
pergesekan anatara dua belah pihak atau lebih yang diakibatkan salah satu pihak
mengira pihak lain mengalangi tujuan mereka . Sedangkan manajemen adalah upaya
untuk mengelola atau mengatur sesuatu. Sehingga manajemen konflik adalah upaya
untuk mengatur pergesekan yang terjadi antar anggota kelompok agar pergesekan
tersebut tidak berdampak merugikan bagi anggota yang lain.
KOLABORASI DAN KERJASAMA Upaya pencapaian tujuan tidak hanya dilakukan melalui cara mengalahkan saingan, melainkan juga dapat dilakukan melalui kerjasama dan kolaborasi.
Tujuan kolaborasi adalah :
1. memecahkan masalah
2. menciptakan sesuatu
3. menemukan sesuatu di dalam sejumlah hambatan
Hambatan dalam berkolaborasi :
1. Keahlian
2. Waktu
3. Biaya
4. Kompetisi
5. Kearifan Konvensional
Misalnya saat oskm kita sebagai mahasiswa baru berkolaborasi
membentuk kata #untuk Indonesia yang tersusun oleh mahasiswa yang terdiri dari
180 kelompok. Masing – masing kelompok dipimpin oleh ketuanya masing masing dan
seluruh kelompok itu dibagi 2 sebagai
bagian merah dan bagian putih
URGENCY KEMAHASISWAAN
Urgency
kemahasiswaan terdiri dari empat
bagian, antara lain :
- Falsafah kemahasiswaan : ini merupakan hal yang menjadi dasar organisasi-organisasi kemahasiswaan yang ada di ITB. Falsafah kemahasiswaan dibagi lagi menjadi dua, yaitu : Tridarma Perguruan Tinggi yang berisikan tugas utama mahasiswa, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian terhadap masyarakat. Dan juga POPOPE, yang merupakan kependekan dari Posisi mahasiswa yaitu sebagai masyarakat sipil yang terpelajar, Potensi mahasiswa yang mencakup banyak sekali faktor seperti kritis, idealis, network luas, multi disiplin ilmu, dan keprofesian. Peran mahasiswa dimana mahasiswa di tuntut untuk menjadi Guardian of Value atau penjaga nilai-nilai, Agent Change, yaitu seseorang yan dapat menciptakan perubahan. Peran mahsiswa juga sepertinya bile
- Budaya kampus : adalah tradisi atau nilai-nilai budaya kemahasiswaan yang telah diabadikan secara turun temurun. Budaya kampus diantaranya adalah, massa yang memiliki Peduli Lingkungan, integritas akademik, diskusi, wawasan kebangsaan, kewirausahawan. inovasi, budaya dekat dengan maysyarakat, dekat dengan alam, budaya menulis, dan juga sebagai role model atau lebih tepatnya sebagai panutan Keluarga Mahasiswa ITB.
- Keluarga mahasiswaan itb, mereka adalah orang-orang yang bertigas menjalankan segala aktivitas-aktivitas besar keluarga ITB. Dalam lembaga Keluarga Masasiswa ITB, pemegang kekuasaan tertinggi dan terkuat adalah anggota congress, dimana mereka berperan sebagai pembuat keputusan. Baru lah pelaksana keputusan itu merupakan kabinet mahasiswa. Yang sejajar dengan kabinet mahasiswa adalah tim beasiswa dan Majelis Wali Amanat-Wakil Mahasiswa. Dibawah strata mereka barulah ada massa Himpunan Jurusan dan anggota unit-unit kemahasiswaan. Dan baru lah penghuni strata bawah adalah mahasiswa ITB S1 pada umumnya.
- Arah gerak mahasiswa : ini maksudnya adalah cara-cara pergerakan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat. Ada dua macam pergerakan manusia, yaitu pergerakan vertical yang berarti mahasiswa bergerak ke arah pihak yang lebih tinggi yakni pemerintah. Dan yang kedua adalah horizontal movement yaitu pergerakan mahasiswa ke arah horosontal dan dalam ini adalah masyarakat karena mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat luas. Pada dasarnya, mahasiswa bergerak demi kepentingan rakyat. Namun yang berbeda mungkin adalah cara mereka melakannya.
CINTA
TANAH AIR
Cinta adalah perasaan ketertarikan
terhadap seseorang atau sesuatu. Bisa juga merupakan perasaan keterikatan
antara satu individual dengan pihak yang di cintainya. Cinta tanah ait berarti
adalah rasa keterikatan kita dengan bumi nusantara ini. Cinta tanah air
memiliki 4 bagian, yaitu :
- Identitas bangsa : Sesuatu yang membuat negara kita tidak sama dengan negara lain. Lebih ke perangkat kelengkapan negara menurut saya. Karena di dalamnya menyangkup lagu kebangsaan, Garuda, bahasa, dan bendera.
- Realitas bangsa : merupakan salah satu sikap dimana kita memang menerima Indonesia begini adanya. Namun realitanya jangan dilihat dari sisi negatifnya saja. Namun juga harus melihat secara positif seperti pluralisme, dan keragaman budaya dan suku yang ada di Indonesia.
- Wujud cinta tanah air dapat berupa banyak. Dimana salah satunya adalah ikut ber kontribusi dalam pembangunan negara ini demi kesejahteraan
- Dan yang terakhir adalah bagaimana kita mampu membuat visi dan misi kebangsaan demi kelangsungan hidup negara kita ini.
Specific, Measurable,
Action-oriented, Realistic, dan Time Bound atau dapat di singkat SMART. Dalam
membuat visi, kita juga harus mengikut-sertakan ketaatan pribadi terhadap Tuhan
Allah, karena semuanya dapat ada akibat Allah, dan bagaimana caranya kita
berhenti berterima kasih kepada sang Khalik.
VISI saya adalah merubah dan
meningkatkan kehidupan perekonomian keluargaku, membahagiakan mereka, dan visi
untuk bangsa ini saya ingin mengembangkan industri pesawat terbang di Indonesia, paling nggak di
usia kurang dari 30 tahun saya bias memiliki usaha material pesawat terbang
dengan menjangkau sampai daerah asean, atau paling nggak keluar negeri.
Misi saya sukses tpb, dengan ipk
cumlaude, dan bisa menjadi mapres agar bias memperkenalkan sekolah asalku kesemua
orang, dan sukses dalam peningkatan kemampuan presentasi serta kemampuan
biacara ke semua orang. Intinya saya ingin menjadi sosok yang lebih mandiri,
kretaif dan memiliki sifat kepemimipinan yang baik.
Demikian visi dan misi saya, terima
kasih.
MUHAMMAD HANIF ANWAR
16913069
FTMD
