Posted by : Pengguna android
Kamis, 22 Agustus 2013
Hai semuanya. Sebelumnya saya
ingin memperkenalkan diri. Nama saya adalah Muhammad Perwira Rachman. Namun kalian
dapat memanggil saya wira. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas
tentang K3. Ada yang tahu apa itu K3? Kalau tidak ada yang tahu akan saya
jelaskan. K3 itu sebenarnya adalah singkatan dari KRITIS, KREATIF, dan
KONSTRUKTIF. K3 merupakan metode
berfikir seseorang untuk menganalisis dan menyelesaikan suatu permasalah. Sekarang
marilah kita membahas satu persatu.
1. KRITIS.
Pada tahap petama ini, kita sebagai mahasiswa harus bersikap kritis. kritis
itu adalah sifat peka seorang manusia terhadap suatu permasalahan yang ada
dilingkungan nya. Karena sikap kritis ini berhubungan dengan kepekaan kita
terhadap lingkungan sekitar, maka kita harus sering melatih sikap kritis ini. Ketika
kita kritis maka kita akan berhubungan dengan namanya sudut pandang. Sudut pandang
adalah titik dimana kita melihat persoalan, sebenarnya kita punya suatu rumusan
unutk membantu kita melihat dari beberapa titik. Apa saja rumusan itu? Rumusan itu
kita namakan PESTEL. Ini juga merupakan singkatan dari :
Politik
Ekonomi
Sosial
Teknologi
Environment
Legal
Ketika kita mempunyai suat masalah maka kita dapat menjadikan PESTEL
sebagai acuan kita untuk menganalisa suatu permasalahan. Setelah menganalisa
kita lanjut ke K yang ke 2.
2. Kreatif
Pada tahap yang kedua kita dituntuntut untuk menciptakan suatu solusi
yang tepat bagi suatu permasalahan. Usahakan
untuk kita mencari sebuah ide – ide segar yang baru, yang tidak tefikirkan
sebelumnya, bahkan yang revolusioner agar terciptanya suatu keoriginalitasan
ide.
3. Konstruktif
Setelah kita mempunyai ide, ide tersebut harus dapat kita laksanakan. Namun
bukan hanya untuk melaksanakan tetapi ide kita tersebut harus dapat juga
menyelasaikan dan membangun. Bukan untuk memperarah persoalan.
Nah sudah tau kana pa itu K3, sekarang saya mau share
tentang diagram penyelesaian masalah. Ketika kita sudah sampai pada tahap
konstruktif maka kita akan mempunya beberapa penyelesaian masalah, namun tidak
semua itu baik. Solusi sendiri mempunyai suatu tingkatan – tingkatan. Tingkatan
tersebut adalah:
- Ada, tapi belum solutif
- Ada, tapi perlu dimodifikasi
- Belum ada dan tidak mungkin
- Dan belum ada serta mungkin
Nah dari tingkatan – tingkatan tersebut,diharapkan kita harus dapat untuk mencapai tingkatan belum ada serta mungkin, sehingga sautu
permasalahan dapat kita selesaikan dengan baik. Tentunya hal ini dapat kita
aplikasikan dalam setiap permasalahan yang kita hadapi dalam kehidupan kita
masing-masing. Sekian dari saya. Mohon maaf atas kekurangannya. And See you on
next post.
Oleh: Muhammad Perwira Rachman
